-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ruang Lingkup Akuntansi Secara Umum : Sektor Publik, Manajemen, dan Pemerintah

Ruang Lingkup Akuntansi Secara Umum, Sektor Publik, Manajemen, dan Pemerintah

Ruang lingkup akuntansi secara umum - Halo sobat, kembali lagi dengan KelasAkuntansi tempat nomor #1 untuk belajar akuntansi. Setelah kemarin kita membahas mengenai persamaan dasar akuntansi, maka kali ini kita akan mempelajari mengenai ruang lingkup akuntansi. Seperti yang kita ketahui, akuntansi ialah teori penting di dalam dunia bisnis. Akuntansi menjadi skala dalam menggambarkan posisi keuangan suatu perusahaan, apakah laba atau rugi? Hal tersebut dapat kita ketahui dengan cukup melihat laporan keuangan yang disajikan oleh seorang akuntan.

Lalu apa saja sih ruang lingkup akuntansi? Jika dijabarkan secara satu per satu, ruang lingkup akuntansi sangatlah luas dan banyak cakupannya. Namun pada kesempatan kali ini, admin akan memaparkan mengenai ruang lingkup akuntansi dengan poin-poin sebagai berikut:


Pengertian Akuntansi Berdasarkan Dua Sudut Pandang

1. Pengertian akuntansi dari sudut pandang pemakai

Dari sudut pandang pemakai, akuntansi ialah ilmu yang menyajikan informasi dan laporan keuangan yang diperlukan kepada pihak-pihak terkait yang berkepentingan dalam suatu entitas usaha. Dalam hal ini, akuntansi diartikan sebagai sebuah aktivitas jasa yang menyediakan informasi kuantitatif sebagai dasar dalam pengambilan keputusan.

2. Pengertian akuntansi dari sudut pandang kegiatan

Dipandang dari sudut kegiatan, akuntansi adalah suatu kegiatan mencatat, mengikhtisarkan, menggolongkan, menyajikan, dan melaporkan serta menganalisa segala transaksi yang terjadi pada entitas usaha atau perusahaan.

Pengguna Akuntansi

Tidak dapat dipungkiri, akuntansi pasti digunakan dan diperlukan oleh banyak pihak. Karena digunakan oleh banyak pihak yang berkepentingan, maka siapapun yang terlibat dalam kegiatan akuntansi disebut dengan pengguna akuntansi. Mereka meliputi pihak internal dan eksternal yang dijabarkan sebagai berikut:

A. Pemilik Perusahaan

Pemilik perusahaan menggunakan akuntansi sebagai dasar dalam hal pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan ini dapat berupa pengawasan dan pengendalian perusahaan miliknya. Pemilik perusahaan bukanlah semata seorang direktur, tetapi para investor atau pemegang saham juga termasuk pemilik perusahaan. Sebab mereka telah menggelontorkan dana yang dimilikinya untuk keberlangsungan kegiatan operasional perusahaan.

Sehingga sudah semestinya mereka memiliki hak dan kewajiban untuk mengetahui perkembangan keuangan perusahaan melalui laporan yang disajikan dalam bentuk laporan keuangan. Selain itu, laporan keuangan digunakan oleh pemilik perusahaan untuk mengetahui rasio keuntungan yang diperoleh sehingga memudahkan dalam hal pembagian dividen di antara mereka.

B. Manajer perusahaan

Manajer perusahaan ialah pihak internal perusahaan yang diberi wewenang dan tanggung jawab oleh pemilik untuk mengendalikan operasional perusahaan. Dalam hal ini, manajer tentu membutuhkan informasi akuntansi untuk menentukan perencanaan dan pengawasan ke depannya serta pengendalian operasional perusahaan.

C. Karyawan

Karyawan adalah pihak yang diperjakan atau bekerja pada suatu entitas usaha yang memiliki tugas untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan di bawah tanggung jawab manajer. Karyawan adalah orang yang menghasilkan akuntansi. melalui karyawan, laporan akuntansi terproses dan tersaji untuk dilaporkan nantinya kepada atasan perusahaan. 
Umumnya karyawan membutuhkan laporan keuangan akuntansi untuk mengetahui stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Karena kondisi perusahaanlah yang menentukan keberlangsungan hidupnya, dalam hal ini pemberian gaji yang layak dan juga jaminan selama bekerja dan setelah putus kerja. Sehingga tak salah jika banyak tenaga kerja yang memprioritaskan stabilitas keuangan perusahaan sebelum beranjak untuk melamar di suatu entitas usaha.

D. Supplier atau pemasok

Di dalam kegiatan operasional, penyediaan stok bahan baku merupakan prioritas suatu perusahaan. Karena tidak mungkin suatu badan usaha dapat menghasilkan produk barang atau jasa tanpa adanya bahan baku yang dimilikinya. Bahan baku tersebut tak lain didapatkan dari pihak supplier atau pemasok. 

Dalam pelaksanaannya, tidak dapat dipungkiri jika suatu perusahaan akan melakukan transaksi pembelian secara kredit. Bukan karena tidak mampu untuk membayar, namun untuk memanfaatkan termin (potongan pembelian) atau pun kelonggaran waktu pembayaran yang diberikan oleh pihak pemasok. Sehingga untuk dana kas, dapat digunakan perusahaan untuk memenuhi operasional lain yang jauh lebih penting dan mendesak.

Laporan keuangan perusahaan sangat diperlukan oleh pihak supplier atau pemasok bahan baku untuk melihat kemampuan perusahaan terkait dalam memenuhi kewajibannya membayar utang atas pembelian barang atau jasa sebelum jatuh tempo. Dengan laporan akuntansi, pihak pemasok akan dapat lebih percaya menjualkan barangnya secara kredit tanpa takut menelan kerugian.

E. Kreditur

Kreditur ialah pihak yang memberikan pinjaman dana kepada sebuah perusahaan. Sebagai pihak pemberi pinjaman, kreditur membutuhkan laporan akuntansi untuk memastikan bahwa perusahaan terkait mampu melakukan kewajibannya dalam melunasi pinjaman yang telah diterimanya.

F. Pemerintah 

Pemerintah memerlukan laporan akuntansi guna menentukan besarnya pajak yang akan dibebankan kepada suatu perusahaan. Sebagaimana yang kita tahu, pajak ialah sumber pendapatan utama negara Indonesia. Membayar pajak merupakan kewajiban perusahaan kepada pemerintah sebagai wajib pajak seperti yang telah diatur di undang-undang negara. Melalui laporan akuntansi milik perusahaan, pemerintah akan lebih mudah dan tepat dalam penentuan pajak yang harus dibayar oleh perusahaan.

Ruang Lingkup Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi sektor publik ialah sistem akuntansi yang digunakan oleh lembaga publik. Fungsinya ialah untuk di pertanggungjawabkan kepada khalayak banyak atau publik. Karena menjadi alat pertanggungjawaban kepada publik, lembaga publik memiliki kewajiban untuk mengelola laporan akuntansi secara transparan dan bertanggung jawab.

Sektor publik adalah manajamen keuangan yang berasal dari publik sehingga menimbulkan konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan kepada publik. Dengan demikian, diperlukan pengelolaan akuntansi secara terbuka dan juga akuntabilitas.

Adapun ruang lingkup akuntansi sektor publik meliputi lembaga-lembaga pemerintahan baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, ataupun satuan kerja pemerintah, perguruan tinggi, organisasi sukarelawan, rumah sakit, yayasan sosial, lembaga swadaya masyarakat, organisasi politik, organisasi keagamaan, dan sebagainya.

Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen 

Akuntansi manajemen ialah jenis akuntansi yang mengolah data keuangan dan memberikan informasi kepada manajer di dalam suatu entitas sehingga proses perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengawasan dapat berjalan dengan baik. Adapun ruang lingkup akuntansi meliputi:

1. Manajer Produksi

Ruang lingkup yang pertama ialah manajer produksi. Seorang manajer produksi memang harus memegang laporan akuntansi manajemen. Karena hampir semua informasi yang ada di dalamnya sangat dibutuhkan oleh manajer produksi. Manajer produksi membutuhkan rincian detail mengenai besar biaya yang diperuntukkan dalam pembelanjaan bahan baku. Termasuk di dalamnya total biaya produksi dan biaya tenaga kerja langsung. Semua ini ada dalam laporan akuntansi manajemen.

2. Manajer Keuangan

Ruang lingkup yang kedua ialah manajer keuangan. Laporan akuntansi manajemen dibutuhkan oleh manajer keuangan untuk mendapatkan rincian terkait dengan informasi beban biaya, tingkat pengembalian investasi, dan lain sebagainya.

3. Manajer Pemasaran

Ruang lingkup yang ketiga ialah manajer pemasaran. Manajer pemasaran tidak akan mungkin dapat menentukan strategi pemasaran tanpa adanya laporan akuntansi manajemen. Dengan laporan tersebut, seorang manajer pemasaran akan dapat mengetahui rincian biaya yang dialokasikan di bidang pemasaran produk, termasuk didalamnya penentuan diskon yang harus diberikan kepada pelanggan.

4. Manajemen Puncak

Manajemen puncak merupakan ruang lingkup akuntansi yang tidak boleh dilupakan juga, pasalnya kerja manajemen puncak ini lebih rinci. Bahkan dari sinilah penyusunan anggaran, ekspansi usaha serta peluang investasi dimulai. Selain itu, mereka membutuhkan informasi perusahaan sebagai bahan kajian dalam menentukan kebijakan strategis untuk ke depannya.

5. Investor perusahaan

Ruang lingkup yang terakhir adalah investor perusahaan. Investor perusahaan memerlukan laporan akuntansi manajemen untuk dapat mempelajari potensi keuntungan dari uang yang telah dipinjamkan pada unit usaha. Namun, tetap perlu adanya koordinasi antara pihak perusahaan dan pihak investor apakah perlu semua informasi perusahaan di beritahukan kepada investor. Semua tergantung kepada keputusan.

Ruang Lingkup Akuntansi Pemerintah

Menurut Mardiasmo, ruang lingkup akuntansi pemerintah meliputi akuntansi manajemen, sistem pemeriksaan dan pengawasan, implikasi finansial atas regulasi yang dilakukan oleh pihak pemerintah, perencanaan keuangan dan pembangunan, dan juga sistem akuntansi keuangan.

Itulah penjelasan mengenai Ruang Lingkup Akuntansi Secara Umum, Sektor Publik, Manajemen, dan Pemerintah yang berkaitan erat dalam hal penyajian laporan keuangan serta profesi akuntansi. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan isi komentar dibawah ini. Terima kasih, jangan lupa di share ya..

Posting Komentar untuk "Ruang Lingkup Akuntansi Secara Umum : Sektor Publik, Manajemen, dan Pemerintah"