-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perusahaan Perseorangan : Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Perusahaan Perseorangan

Perusahaan Perseorangan  Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Perusahaan Perseorangan

Perusahaan Perseorangan - Halo sobat, kembali lagi dengan Kelas Akuntansi, tempat no #1 belajar akuntansi. Setelah sebelumnya kita membahas mengenai Badan Usaha Milik Negara, maka pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Perusahaan Perseorangan.

Langsung saja ke pembahasan ya sobat,

Pengertian Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perseorangan merupakan perusahaan yang dikelola oleh satu orang yang dimana seluruh keuntungan dan segala risiko yang timbul akan ditanggung oleh sang pemilik perusahaan itu. Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya perusahaan perseorangan merupakan suatu bentuk badan usaha yang didirikan dan juga dimiliki hanya oleh orang pribadi yang memiliki tanggung jawab penuh atas segala risiko dan juga aktivitas yang dijalankan oleh badan usaha bersangkutan.

Perusahaan Perseorangan biasanya tidak berbadan hukum. Segala modal yang dikeluarkan oleh perusahaan dan kekayaan pribadi pemilik perusahaan menjadi jaminan semua utang perusahaan tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab yang banyak atau tidak terbatas. 

Karena kemudahannya dalam mendirikan usaha, bentuk badan usaha seperti ini yang paling banyak kita jumpai di kehidupan sehari-hari.

Jenis Perusahaan Perseorangan

Perusahaan perorangan terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu:

  • Perusahaan Perseorangan berizin

Merupakan Perusahaan Perseorangan yang memiliki izin operasional dari departemen teknis. Seperti contohnya memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) bagi Perusahaan Perseorangan bergerak dalam bidang perdagangan.
  • Perusahaan Perseorangan yang tidak memiliki izin
Merupakan Perusahaan Perseorangan yang tidak memiliki izin operasional dari Departemen teknis, yaitu usaha yang dilakukan oleh para pedagang kaki lima, toko barang kelontong, dan sebagainya. Contohnya, toko kelontong, pedagang kaki lima, pedagang asongan, warung makan, warnet, dll.

Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan Perseorangan.

Kelebihan Perusahaan Perseorangan:

  • Perusahaan Perseorangan mudah didirikan, sederhana, dan aktivitasnya relatif sedikit sehingga mudah dalam mengorganisasikannya.
  • Tidak memiliki banyak peraturan yang memberatkan, sehingga bentuk badan usaha ini mudah didirikan dan juga dibubarkan.
  • Laba usaha hanya dinikmati oleh satu orang, yaitu pendiri usaha. Perusahaan Perseorangan akan memperoleh imbalan secara langsung atas usaha.
  • Pembuatan dan pengendalian hanya dilakukan oleh satu orang.

Kekurangan Perusahaan Perseorangan:

  • Tanggung jawab utang yang tidak terbatas. Artinya, apabila terjadi kewajiban pembayaran maka kewajiban itu harus dipenuhi dengan menyerahkan seluruh harta perusahaan dan harta pribadi.
  • Keberlangsungan perusahaan tidak terjamin, sangat bergantung pemilik. Apabila pemilik usaha tersebut telah meninggal dunia dan tidak ada satupun anggota keluarga darinya yang menginginkan melangsungkan usahanya, maka terpaksa perusahaan tersebut harus ditutup.
  • Prospek bisnis kecil yang masih rendah, sehingga relatif sulit untuk menerima pinjaman dan kepercayaan dari pihak perbankan.
  • Relatif bergantung pada pola pikir satu orang saja. Jadi, apabila pemilik perusahaan tersebut tidak memiliki pengalaman dalam dunia bisnis, risiko kegagalan yang mungkin terjadi akan sangat besar.

Demikianlah penjelasan mengenai Perusahaan Perseorangan, semoga dapat menambah pengetahuan dan relasi teman-teman ya. Jikalau ada yang dibingungkan silahkan isi kolom komentar yang ada dibawah. Salam Kelas Akuntansi.

Posting Komentar untuk " Perusahaan Perseorangan : Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Perusahaan Perseorangan"