-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prediksi Pengelompokan Klaster Biaya Hidup KIP Kuliah 2021

Prediksi Pengelompokan Klaster Biaya Hidup KIP Kuliah 2021

Per 18 Maret 2021, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Bapak Nadiem Makarim menaikkan anggaran untuk skema KIP Kuliah 2021 dari mulanya Rp1,3 triliun naik menjadi Rp2,5 triliun.

Jadi, untuk KIP Kuliah 2021 dipastikan biaya hidupnya akan lebih variatif atau tidak Rp700.000 lagi, tapi justru mulai dari Rp800.000 s/d Rp1.400.000 berdasarkan dengan klaster biaya hidup tiap-tiap daerah di Indonesia sesuai dengan rancangan Mendikbud RI Nadiem Makarim.

Lalu bagaimana lengkapnya? Simak berikut ulasannya..

Survei Biaya Hidup di Indonesia

Data ini bersumber pada data resmi BPS yang menguraikan tentang Indeks Harga Konsumsi atau Biaya Hidup masing-masing provinsi di Indonesia berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2019.

Jadi, kemungkinan saja pihak Kemendikbud menggunakan data tersebut sebagai rujukan penentuan klaster bagi para mahasiswa penerima KIP Kuliah 2021 ini. Meskipun kita belum tahu betul daerah klaster 1 s/d klaster 5 itu mana saja. 

Maka dari itu, kami menyajikan artikel ini dengan maksud untuk memberikan gambaran dan bayangan teman-teman mengenai besaran uang saku KIP Kuliah kalian melihat dari letak daerah PTN impian kalian. 

Daerah Dengan Biaya Hidup Termahal

Kalau kita berbicara mengenai daerah yang biaya hidupnya mahal pasti arah pikiran kita tertuju ke DKI Jakarta dan Kalimantan. Nyatanya, memang daerah tersebut menjadi bagian daerah dengan biaya hidup termahal. Berikut kami sajikan 5 daerah dengan biaya hidup termahal, diantaranya:
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. DKI Jakarta 2.156.112
2. Kepulauan Riau 1.778.150
3. Kalimantan Timur 1.617.640
4. Kep. Bangka Belitung 1.509.974
5. Kalimantan Utara 1.455.947

Dari data di atas, bisa kita simpulkan. Bahwasanya ke lima daerah tersebut bisa saja digolongkan ke dalam klaster terakhir atau klaster ke 5 KIP Kuliah 2021 dimana subsidinya ialah sebesar 1.400.000 per bulan.

NB: Kami pribadi belum tahu betul, apakah biaya hidup kabupaten atau provinsi yang dijadikan tolak ukur oleh Kemendikbud dalam penentuan klaster KIP Kuliah 2021. Dan artikel ini sifatnya ialah prediksi, guna memberikan gambaran agar teman-teman semakin semangat untuk dapat melanjutkan kuliah.

Daerah Dengan Biaya Hidup Termurah

Setelah daerah dengan biaya hidup termahal, selanjutnya kami paparkan daerah mana saja di Indonesia yang digolongkan sebagai daerah dengan hidup paling murah. Diantaranya adalah:
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. Nusa Tenggara Timur 750.693
2. Sulawesi Barat 841.013
3. Lampung 929.024
4. Jawa Tengah 956.403
5. Sumatera Selatan 958.819
Apakah data tersebut akurat kak?

Karena dikeluarkan oleh BPS dan sumber rujukannya dari BPS, insya Allah bisa dipertanggung jawabkan keakuratannya.

Kebijakan KIP Kuliah 2021 

Berdasarkan paparan Mendikbud RI Nadiem Makarim dalam Rapat Kerja Bersama Komisi X DPR, bantuan biaya hidup bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah tidak lagi menjadi satu atau Rp700.000 semua, melainkan lebih variatif dan pasti naik

Bantuan biaya hidup tersebut akan dibagi menjadi 5 klaster daerah dengan besaran:
  • Klaster 1 : Rp800.000
  • Klaster 2 : Rp950.000
  • Klaster 3 : Rp1.100.000
  • Klaster 4 : Rp1.250.000
  • Klaster 5 : Rp1.400.000
Apakah ada penyesuaian biaya KIP Kuliah untuk mahasiswa KIP K 2020, Bidikmisi 2019, dan Bidikmisi 2018 juga kak?
Kita lihat dari grafik anggaran yang disampaikan oleh Mendikbud kemarin, bahwasanya anggaran KIP Kuliah dari tahun 2020 ke 2021 mengalami peningkatan. Dari awalnya hanya berkisar Rp1,3 triliun, kini menjadi Rp2,5 triliun rupiah.
Anggaran 2020 Anggaran 2021
Rp. 1,3 Triliun Rp. 2,5 Triliun
Dalam konteks ini, ada kemungkinan bahwa teman-teman KIP K 2020 dan Bidikmisi di tahun sebelumnya ikut merasakan penyesuaian KIP Kuliah tahun ini. Namun hal ini juga belum bisa dibenarkan. Kita lihat saja nanti di kemudian hari. 

Jadi tetap tenang ya teman-teman. Dan kami rasa pasti disesuaikan, mengingat sama-sama satu PTN masak iya yang angkatan 2021 dapat subsidi Rp1.100.000 tapi yang angkatan 2020 ke atas masih tetap dapat Rp700.000. Kan tidak mungkin ya teman-teman?

Pihak Kemendikbud pasti akan jauh lebih bijak dan jauh lebih memperhitungkan hal ini untuk mengantisipasi adanya kecemburan sosial.

Prediksi Klaster Wilayah Berdasarkan Data SUSENAS BPS 2019

NB: Sekali lagi, data ini bersifat prediksi. Jadi bisa saja data yang kami sampaikan ini tepat, bisa saja tidak tepat. Jadi jangan dibuat patokan sebelum ada konfirmasi lebih lanjut.

Prediksi Klaster 1

Biaya hidup Rp. 800.000,- per bulan
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. Nusa Tenggara Timur 750.693
2. Kepulauan Riau 841.013

Prediksi Klaster 2

Biaya hidup Rp. 950.000,- per bulan
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. Lampung 929.024
2. Jawa Tengah 956.403
3. Sumatera Selatan 958.819
4. Sulawesi Tengah 983.641
5. Aceh 993.433
6. Maluku 1.002.239
7. Gorontalo 1.002.864
8. Sulawesi Tenggara 1.021.290
9. Sulawesi Selatan 1.022.418
10. Maluku Utara 1.026.090
11. Nusa Tenggara Barat 1.029.451
12. Jawa Timur 1.036.177
lho kak itukan ada yang 1 juta lebih, kenapa tidak masuk yang klaster 3?

Kami sudah menegaskan dari awal, data ini hanya prediksi. Jika teman-teman berandai-andai untuk yang biaya hidupnya di atas 1 juta mau dimasukkan di klaster 3 ya silahkan saja. 

Prediksi Klaster 3

Biaya hidup Rp. 1.100.000,- per bulan
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. Sumatera Utara 1.063.964
2. Jambi 1.068.987
3. Kalimatan Barat 1.080.370
4. Bengkulu 1.096.350
5. Sulawesi Utara 1.150.783
6. Sumatera Barat 1.164.879

Prediksi Klaster 4

Biaya hidup Rp. 1.250.000,- per bulan
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. Papua 1.214.718
2. Riau 1.233.245
3. Kalimantan Selatan 1.250.362
4. Jawa Barat 1.266.877
5. Kalimantan Tengah 1.287.201
6. DI Yogyakarta 1.329.726
7. Papua Barat 1.366.510
8. Bali 1.387.154

Prediksi Klaster 5

Biaya hidup Rp. 1.400.000,- per bulan
NO Provinsi Biaya Hidup (Rp)
1. Banten 1.426.382
2. Kalimantan Utara 1.455.947
3. Kep. Bangka Belitung 1.509.974
4. Kalimantan Timur 1.617.640
5. Kepulauan Riau 1.778.150
6. DKI Jakarta 2.156.112
Jika sistem pencairan biaya hidup per semester sekali, maka:
  • Klaster 1 : Rp800.000 x 6 = Rp4.800.000,-
  • Klaster 2 : Rp950.000 x 6 = Rp5.700.000,-
  • Klaster 3 : Rp1.100.000 x 6 = Rp6.600.000,-
  • Klaster 4 : Rp1.250.000 x 6 = Rp7.500.000,-
  • Klaster 5 : Rp1.400.000 x 6 = Rp8.400.000,-
Enak banget ya kak yang dapet klaster 5?!

Ya sama saja pada intinya. Yang dapet klaster 5 kan biaya hidup daerahnya juga mahal teman-teman.

Resmi Rilis! Berikut Pembagian Klaster Biaya Hidup KIP Kuliah 2021 berdasarkan data Puslapdik

Dan kabar gembira. Per 2 Juli 2021 kemarin, pemerintah melalui Keputusan Kepala Puslapdik Kemendikbud RI telah merilis pembagian klaster biaya hidup KIP Kuliah 2021. Silahkan teman-teman dapat mengeceknnya pada artikel di bawah ini:

Baiklah teman-teman itulah tadi prediksi kita mengenai pengelompokan klaster biaya hidup KIP Kuliah 2021. Semoga bermanfaat..

2 komentar untuk "Prediksi Pengelompokan Klaster Biaya Hidup KIP Kuliah 2021"

Demi peningkatan kualitas blog kelasakuntansi.my.id, setiap komentar yang masuk akan kami sortir terlebih dahulu. Silahkan centang kotak "Notify Me" atau "Beri tahu saya" untuk mendapatkan notifikasi balasan komentar.